![]() |
| DPP-PA |
Dalam kunjungan tadi siang, Vince datang dengan didampingi seorang penerjemah. Selain bertemu Mualem, di kantor Partai Aceh yang baru di kawasan Simpang Dodik, Lamteumen, Banda Aceh, Vince juga bertemu Muzakir Hamid, Fachrul Razi, Kautsar, Erwanto, dan beberapa orang lainnya.
Kehadiran Cooper bertujuan untuk mengetahui keamanan dan kondisi di Aceh menjelang pilkada. Dalam pertemuan dengan Mualem, Cooper juga menjelaskan bahwa ia melakukan pemantauan berkaitan dengan pilkada dan keamanan di Aceh.
Menurut Cooper, Amerika Serikat akan memantau Aceh dengan tim berjumlah lima orang dari Kedutaan Besar. Selain itu, Cooper juga mengatakan bahwa Amerika semangat dengan mendaftarnya Partai Aceh dalam pilkada 2012 ini.
Soal keamanan, Mualem menjawab bahwa keamanan di Aceh masih dalam keadaan biasa saja dan semuanya aman terkendali.
Selain itu, kata Mualem, program PA jika memenangkan pilkada ialah akan merubah segalanya dari A sampai Z. Mualem berharap Aceh akan menjadi contoh semua propinsi di Indonesia.
Mualem juga mengatakan bahwa PA berusaha untuk menang demi menyempurnakan Undang-Undang Pemerintahan Aceh sesuai MoU Helsinki. "Memperkuat MoU untuk mengurangi ketergantungan dengan Jakarta, kecuali enam kewenangan pusat. Aceh harus mandiri," ujar Muzakir Manaf.
Setelah itu, Vince Cooper juga mempertanyakan kesolidan Partai Aceh yang dijawab Mualem bahwa mereka masih sangat solid, demikian halnya juga dengan Komite Peralihan Aceh.
Menurut Mualem, PA di Aceh muncul dari perjuangan. Dalam pertemuan tersebut, Cooper mempertanyakan sejarah perjuangan sampai pembentukan PA. Di akhir pertemuan, Mualem berharap Amerika terus mendukung dan membantu Aceh.[]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar