BANDA ACEH - Pemerintah mahasiswa (Pema) Unsyiah berharap keputusan
Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh tentang jadwal pilkada Aceh tak
berubah lagi. Karenanya, Pema meminta semua pihak untuk wajib
menghormati putusan KIP tersebut.
“Pema Unsyiah meminta semua
kalangan agar tidak ada lagi menggugat terkait Pilkada Aceh. Karena,
jika itu masih terjadi maka pilkada berkemungkinan ditunda lagi dan
rakyat menjadi korban. Biarkan Pilkada Aceh berjalan damai, demokratis,
dan bermartabat,” tulis Presiden mahasiswa (Presma) Unsyiah, Furqan
Ishak Aksa dalam siaran pers yang diteriam Serambi, kemarin.
Furqan
menambahkan, Pema Unsyiah juga meminta KIP Aceh sebagai lembaga
independen untuk tidak terpengaruh dengan tekanan dari pihak manapun,
apalagi dari calon peserta pilkada.(sal)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar