Minggu, 29 Januari 2012

Mahasiswa Protes Tekenan Almarhumah Neneknya Dipalsukan Kandidat Bupati

form B1 bukti dukungan pasangan kandidat bupati/wakil bupati Aceh Utara


Pase - 25 July 2011 |

Lhokseumawe | Harian Aceh - Karim, 22, mahasiswa asal Glumpang Bungkok, Kecamatan Baktya, Aceh Utara memprotes tindakah oknum tim sukses salah satu pasangan kandidat bupati/wakil bupati yang memalsukan tekenan almarhumah neneknya untuk menjadi bukti dukungan.

Nenek saya, Kamariah Binti Abdullah sudah meninggal setahun lalu, tapi foto copy KTP dan tekenannya dicantumkan dalam (form B1) bukti dukungan kandidat Bupati/Wakil Bupati. Saya sudah protes temuan ini kepada pihak PPK Baktya,” kata Karim yang menghubungi Harian Aceh, Minggu (24/7).
Menurut Karim, dalam form B1 bukti dukungan pasangan kandidat bupati/wakil bupati Aceh Utara lainnya juga terdapat nama (alm) Kamariah Binti Abdullah. “Bahkan ada dua nama Kamarian Abdullah, yang nomor KTP-nya sama, tanggal lahir sama, namun tekenannya berbeda. Saya terkejut saat menemukan itu yang saya lihat langsung ketika datang rekap bukti dukungan yang diserahkan petugas verfikasi faktual kepada keuchik gampong kami,” kata mahasiswa Unimal ini.
Selain fotocopy KTP dan tekenan (alm) neneknya, lanjut Karim, foto copy KTP abang kandungnya, Idris juga ditemukan pada berkas bukti dukungan salah seorang pasangan kandidat bupati/wakil bupati Aceh Utara. Padahal, kata dia, Idris sudah lama tinggal di Medan. “Sesuai temuan di lapangan, banyak penipuan maupun pemalsuan KTP dan tekenan warga yang dilakukan kandidat bupati/wakil bupati. Tapi warga tidak tahu melaporkan kasus ini kemana agar bisa diproses secara pidana, karena tidak ada Panwaslu,” katanya.(nsy)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar