![]() |
| form B1 bukti dukungan pasangan kandidat bupati/wakil bupati Aceh Utara |
Lhokseumawe | Harian Aceh
- Karim, 22, mahasiswa asal Glumpang Bungkok, Kecamatan Baktya, Aceh Utara
memprotes tindakah oknum tim sukses salah satu pasangan kandidat bupati/wakil
bupati yang memalsukan tekenan almarhumah neneknya untuk menjadi bukti
dukungan.
Nenek saya, Kamariah Binti Abdullah sudah
meninggal setahun lalu, tapi foto copy KTP dan tekenannya dicantumkan dalam
(form B1) bukti dukungan kandidat Bupati/Wakil Bupati. Saya sudah protes temuan
ini kepada pihak PPK Baktya,” kata Karim yang menghubungi Harian Aceh, Minggu (24/7).
Menurut Karim, dalam form B1 bukti dukungan
pasangan kandidat bupati/wakil bupati Aceh Utara lainnya juga terdapat nama
(alm) Kamariah Binti Abdullah. “Bahkan ada dua nama Kamarian Abdullah, yang
nomor KTP-nya sama, tanggal lahir sama, namun tekenannya berbeda. Saya terkejut
saat menemukan itu yang saya lihat langsung ketika datang rekap bukti dukungan
yang diserahkan petugas verfikasi faktual kepada keuchik gampong kami,” kata
mahasiswa Unimal ini.
Selain fotocopy KTP dan tekenan (alm)
neneknya, lanjut Karim, foto copy KTP abang kandungnya, Idris juga ditemukan
pada berkas bukti dukungan salah seorang pasangan kandidat bupati/wakil bupati
Aceh Utara. Padahal, kata dia, Idris sudah lama tinggal di Medan. “Sesuai temuan di
lapangan, banyak penipuan maupun pemalsuan KTP dan tekenan warga yang dilakukan
kandidat bupati/wakil bupati. Tapi warga tidak tahu melaporkan kasus ini kemana
agar bisa diproses secara pidana, karena tidak ada Panwaslu,” katanya.(nsy)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar