Minggu, 29 Januari 2012

Keuneubah Indatu Geutajhoe

1.Adat bak poteu meureuhom.


                                    2. Hukom bak syiah ulama.


                                    3. Kanun bak putroe phang.


                                    4. Reusam bak Bentara

    Kekuasaan eksekutif atau kekuasaan politik berada di tangan Sulthan ( Kepala Negara ) sebagai kepala eksekutif . Ini terkandung baris pertama ; ‘’ Adat bak poteu meureuhom’’ Pemegang kekuasaan politik/ adat adalah Sulthan.

    Kekuasaan yudikatif atau pelaksanaan  hukum  berada di tangan ulama yang menjadi khadhi’’ Malikul Adil’’ ( Ketua Makamah Agung). Ini terkandung pada baris ke dua;’’Hukom bak syiah Ulama ‘’ Pemegang kekuasaan hukum adalah Ulama.

    Kekuasaan legislative atau kekuasaan pembuat undang-undang berada di tangan rakyat yang dalam hadih Maja ini di lambangkan oleh Puteri Pahang, kerena dia yang mempelopori pembentukan  Majlis Mahkamah Rakyat. Ini terkandung pada baris ke tiga;’’ Kanun bak putroe phang’’. Pemegang kekuasaan pembuat undang-undang adalah Puteri Pahang sebagai lambang daripada rakyat.

    Dalam keadaan perang segala kekuasaan berada dalam tangan Panglima tertinggi Angkatan Perang. Ini terkandung pada barisan ke empat;’’ Reusam bak  Lekseumana’’. Reusam yaitu segala peraturan yang dibuat oleh pimpinan Angkatan Perang pada waktu Negara dalam bahaya atau dalam keadaan perang. A.Hasjmy, 59 tahun Aceh Merdeka , hal 122-123

Tidak ada komentar:

Posting Komentar